DAFTAR ISI :
Lab 2. Soft Reset Routerboard
Lab 3. Backup File
Lab 4. Export dan Import File
Lab 5. Merubah Router Identity
Lab 1.Hard Reset Routerboard
Dalam lab pertama ini kita akan membahas cara reset configurasi secara Hard Reset atau Hardware. Jika kita melakukan reset secara Hardware maka Router akan kembali ke pengaturan Pabrik.Cara mereset (RB941-2nD-TC) yaitu :
1. Letakkan jari telunjuk ke lubang reset
2. Tekan tombol reset secara perlahan (jangan terlalu keras) , sampai terasa tertekan saja.
3. Tancapkan kabel Power ke Routerboard
4. Tunggu sampai lampu ACT berhenti Berkedip
5. Setelah berkedip router siap dioperasikan.
Lab 2. Soft Reset Routerboard
di lab ini kita mau ngebahas cara ngerest dengan cara Soft Reset. Maksud dari Soft Reset adalah kita meresetnya melalui Winbox atau alat remote yang lain. Jadi tidak perlu lagi colok menyolok pake pulpen atau lidi.Di Soft Reset ini kita bisa memilih jenis reset nya. Ada 3 jenis resetnya yaitu :
• Keep User Configuration = Artinya semua user dan password yang kita tambahkan tidak akan terhapus.
• No-Defaults = artinya semua konfigurasi akan di reset/dihapus tanpa terkecuali.
• Do Not Backup = Artinya semua konfigurasi akan di reset termasuk file file backupan.
Reset dengan GUI System > Reset-Configuration , lalu pilih jenis resetnya kemudian klik Reset Configuration
Jika sudah maka mikrotik akan ter-Reboot secara otomatis.
CLI bisa gunakan perintah
Lab 3. Backup File
Pada lab ini kita akan membahas tentang backup. jadi backup digunakan untuk menyimpan hasil konfigurasi kita. Jadi ketika kita buat kesalahan dalam konfigurasi kita bisa merestore file backupan yang sudah dibuat sebelumnya.Konfigurasi yang di Backup nantinya akan berupa File , jadi kita bisa pindahkan dan merestorenya di Router Lain. Oke tanpa basa basi langsung aja ke langkah konfigurasinya.
Cara backupnya melalui GUI , files>backup . contoh name(aldy-nanang)
BACKUP : Untuk CLI kita bisa gunakan perintah
Kita bisa mendownload File backupannya dengan cara Copy paste atau drag n drop ke PC kita. Namun jika bosan dengan copas atau drag n drop dari winbox , kita bisa mendownload filenya di FTP Router tersebut. Caranya adalah ke Windows Explorer kemudian ketikkan ftp://IPROUTER , lalu silahkan copy pasti dari FTP tersebut.
Lab 4. Export dan Import File
Untuk melakukan export import kita hanya bisa melakukannya di mode CLI saja, berikut konfigurasi nyaExport File : Untuk export kita bisa menggunakan perintah seperti dibawah ini, sebelumnya saya udah bilang kalo export ini bisa membackup konfigurasi yang kita inginkan saja , jadi gambar dibawah ini saya kasih 2 contoh yaitu backup keseluruhan dan backup konfigurasi IP.
Untuk mengecek di GUI bisa klik menu Files nya. Disana bisa dilihat file hasil Export kita yang memiliki ekstensi .rsc. besarnya file dan tanggal peng-exportannya.
Import File
Import ini digunakan untuk mengembalikan file Export. Untuk melakukan export bisa gunakan perintah berikut
CLI mengimport file :
Lab 5. Merubah Router Identity
Di lab ini kita ingin membahas tentang merubah Router Identity , atau nama dari RouterBoard. Secara default Router Mikrotik memiliki identity Mikrotik namun kita bisa mengubah nya sesuai keinginan kita. Sebenernya ini Cuma lab dasar tapi sangat bermanfaat. Jangan sampe kita salah konfig hanya karena salah meremote Router yang Identitas nya sama. Kan bahaya kalo salah routerOke langsung aja ke Langkah konfigurasi :
untuk mode GUI kita bisa klik menu System > Identity kemudian ubah namanya sesuai keinginan kita.
Untuk merubah identity router di CLI kita bisa gunakan perintah :
[admin@MikroTik>System Identity set name=[Identitas]
Jika sudah maka identitas dari router akan terubah menjadi nama yang tadi kita buat.
Jika di CLI maka dari yang mikrotik akan berubah menjadi Nanang_Aldy



















0 komentar:
Posting Komentar